Pangkas Biaya Logistik

Menteri Koordinator Sektor Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintahan memiliki komitmen untuk mensinergikan Dermaga Tanjung Priok dan Dermaga Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kerjasama ini ditujukan untuk memotong ongkos logistik di teritori industri di utara Jawa Barat.

Buat capai harapan itu, Luhut menjelaskan, pemerintahan dan aktor usaha harus benar-benar berlomba dengan efektivitas.

“Efektivitas ini perlu menjadi kata kunci kita bekerja. Dalam rencana hadapi Asean Connectivity 2025, diinginkan Dermaga Patimban bisa bekerjasama dengan Dermaga Tanjung Priok,” kata Luhut dalam sesion seminar-online bersama Liputan6.com, Jumat (27/11/2020).

Menurutnya, aksesbilitas teritori industri di utara Jawa Barat sekarang ini masih tergantung pada Dermaga Tanjung Priok.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Kreasi Sumadi memaparkan keutamaan pembangunan Dermaga Patimban untuk memberikan dukungan tersedianya lapangan pekerjaan di Jawa Barat, khususnya di Subang. Dianya optimis, pembangunan dermaga ini akan meresap minimal 200 ribu lapangan pekerjaan baru.

“Bahkan juga untuk ibu-ibuk, kita sampaikan training kerajinan, itu dikasih ke wanita-wanita di seputar Patimban. Kita berharap dapat buat persaingan jadi desa-desa itu dapat untuk apa, hingga ini menjadi bola salju yang membuat Patimban jadi kemampuan ekonomi,” terang Menhub Budi.

Menhub Budi Kreasi memperjelas, walau pembangunan Dermaga Patimban mempunyai tujuan tingkatkan roda ekonomi, tetapi pendayagunaan warga tetap harus berjalan.

“Warga harus diberdayakan. Mereka harus pintar, trampil untuk lakukan kegiatan-kegiatan keekonomian,” katanya.

Menteri Perhubungan Budi Kreasi Sumadi menjelaskan, pembangunan Dermaga Patimban bakal menjadi salah satunya pendongkrak khusus perbaikan perekonomian nasional habis wabah Covid-19. Ini dikatakan dalam Diskusi Khalayak Online: Dermaga Patimban dan Geliat Ek…

Updated: January 15, 2021 — 7:02 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *