Pangkat dan Penghasilan PNS

Tubuh Kepegawaian Negara (BKN) lewat Direktorat Ganti rugi ASN tengah berusaha percepat persiapan bahan perumusan peraturan selaku sisi proses dari ke arah reformasi mekanisme pangkat dan pendapatan (upah dan sokongan) dan sarana PNS.

Ini sesuai instruksi Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 2014 mengenai ASN.

Formulasi Upah PNS yang akan dipastikan berdasar Beban Kerja, Tanggung Jawab, dan Risiko Pekerjaan. Implikasi formulasi Upah PNS ini nanti dikerjakan secara setahap.

“Dengan diawali proses perombakan mekanisme pengupahan yang sebelumnya berbasiskan Pangkat, Kelompok Ruangan, dan Periode Kerja ke arah mekanisme pengupahan yang berbasiskan pada Harga Kedudukan,” terangnya.

Sesaat untuk formulasi Sokongan PNS mencakup Sokongan Performa dan Sokongan Kemahalan.

Berita bahagia untuk beberapa pensiunan kementerian dan instansi (K/L). Pemerintahan akan membayar uang pensiunan/upah/sokongan bulan ke-13 untuk pensiunan lebih cepat dari gagasan.

Ini sesuai instruksi Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 2014 mengenai ASN.

Secara signifikan, perombakan mekanisme pengupahan yang sebelumnya berbasiskan Pangkat, Kelompok Ruangan, dan Periode Kerja ke arah Mekanisme Berbasiskan pada Harga Kedudukan (Job Price) didasari pada Nilai Kedudukan (Job Value), di mana Nilai Kedudukan didapat hasil dari Penilaian Kedudukan (Job Evaluation) yang hasilkan Kelas Kedudukan atau Jenjang Kedudukan, yang seterusnya disebutkan dengan Pangkat.

Berita bahagia untuk beberapa pensiunan kementerian dan instansi (K/L). Pemerintahan akan membayar uang pensiunan/upah/sokongan bulan ke-13 untuk pensiunan lebih cepat dari gagasan.

 

Updated: January 15, 2021 — 6:42 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *