Pembangunan PLTS Terapung

Sekarang ini, Indonesia tengah membuat PLTS Terapung di Waduk Cirata, Purwakarta. PLTS yang mulai akan dibuat di awal 2021 ini digadang-gadang selaku PLTS Terapung pertama di Indonesia dan paling besar di Asia Tenggara.

PLTS Terapung Cirata dibuat oleh cucu usaha PT PLN, PT Pembangkit Jawa Bali Investasi (PJBi) berpartner dengan Masdar, perusahaan yang berbasiskan di Uni Emirat Arab. Direktur Operasi PT PJB Masdar Solar Energy, Dimas Kaharudin menerangkan keunggulan pembangunan PLTS terapung di Indonesia.

“Keunggulannya banyak, yang pertama kami tak perlu pemerolehan tempat sebab telah ada (tempat) yang ada airnya, yang sejauh ini belum terutilisasi jadi dapat digunakan,” tutur Dimas dalam seminar-online, Kamis (26/11/2020).

Keunggulan yang lain adalah energi listrik yang dibuat semakin besar dibanding PLTS di darat. Disamping itu, pembangunan PLTS terapung akan kurangi penguapan dan berpengaruh positif ke PLTA.

“Jadi dayanya dapat dipakai untuk menghidupkan listrik,” katanya.

Menurut Dimas, Indonesia berpotensi pembangunan PLTS terapung yang lumayan banyak sebab Indonesia mempunyai banyak waduk. Bila 5 % dari keseluruhan keseluruhnya waduk dapat digunakan, karena itu ada kekuatan energi yang dibuat sekitar 4.300 MWP atau 4,3 Giga Watt (GW).

“Diantaranya PLTS terapung yang prospektif adalah PLTS Terapung Cirata dengan kemampuan 145 MWac atau 175 MWdc,” tutur Dimas.

“Dengan kekuatan ini, energi yang dibuat dapat capai 1,428 GWH per tahun,” ucapnya.

PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya) dan Pemprov DKI Jakarta resmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pulau Sebira, Kepulauan Seribu.

General Manajer PLN UID Jaya Doddy B. Pangaribuan menjelaskan, ada PLTS Sebira ini bisa tingkatkan pendayagunaan Green Energy dari Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk kelistrikan di Indonesia.

“Ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya paling besar hybrid di Propinsi DKI Jakarta, bisa juga dipakai untuk meng-cover PLTD. Ini (PLTS) hadiah ulang tahun Kepulauan Seribu yang dirayakan dengan pengesahan PLTS,” sebut Anies.

Updated: January 15, 2021 — 6:33 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *