PPATK Luncurkan FIR

“FIR jadi usaha kita tingkatkan penilaian atas kepatuhan Indonesia pada standard internasional APUPPT, yang diketahui dengan Kualitasal Evaluation Ulasan (MER). FIR diharapkan jadi salah satunya fasilitas untuk mengangkat penilaian kita yang sentuh Moderate dalam faktor Preventive Measure,” kata Kepala PPATK Dian Ediana Rae dalam info tercatat, Kamis (26/11/2020).

Selaku awalan, FIR baru mengarah pada Faksi Pelapor Bank Umum beberapa 108 bank.

Tingkatan setelah itu implikasi FIR pada 108 bank umum itu. Di depan, FIR akan menyertakan Faksi Pelapor yang lain seperti asuransi, pasar modal, dan instansi pembiayaan yang lain.

Penilaian FIR terdiri dari 3 dimensi. Dimensi pertama menghitung tingkat loyalitas faksi pelapor dalam memberikan dukungan PPATK dan aparatur penegak hukum untuk pencarian transaksi bisnis keuangan yang diindikasi TPPU dan TPPT.

Dimensi ke-2 menghitung tingkat implikasi tata urus laporan APUPPT sama ketetapan Instansi Pengawas dan Pengontrol dan Dasar Laporan PPATK.

Bekas Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di London ini menerangkan, FIR hasilkan nilai secara agregat atau individu bank. Akan tetapi, masih dibutuhkan pembaruan pada faktor loyalitas faksi pelapor dalam memberikan dukungan pekerjaan PPATK dan aparatur penegak hukum.

“Pengukur FIR diinginkan bisa menjadi parameter untuk PPATK dan Instansi Pengawas Pengontrol dalam merangkum peraturan pembimbingan, pemantauan, dan penataan untuk perkuat mekanisme APUPPT di tiap faksi pelapor terutamanya. Dan pengokohan kredibilitas mekanisme keuangan secara nasional,” katanya.

Beberapa ke wilayah tercium lakukan transaksi bisnis keuangan yang selanjutnya tersimpan di rekening kasino di luar negeri. Catatan itu terekam oleh Pusat Laporan dan Riset Transaksi bisnis Keuangan (PPATK).

Updated: January 15, 2021 — 7:13 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *